Di Ethereum, satu jumlah yang sama punya tiga cara penulisan umum: wei (unit terkecil), Gwei (sering dipakai untuk melihat harga gas), dan ether (yang sehari-hari disebut "sekian ETH"). Hubungan konversinya tetap: 1 ether = 10⁹ Gwei = 10¹⁸ wei. Masukkan angka di salah satu kolom, dan dua kolom lainnya akan terkonversi otomatis.

Cukup masukkan angka di salah satu kolom. wei harus berupa bilangan bulat (di on-chain tidak ada unit lebih kecil dari wei); ether dan Gwei boleh berdesimal. Perhitungan dilakukan dengan BigInt sehingga tidak ada galat floating-point.

Kapan masing-masing unit dipakai

wei adalah unit bilangan bulat yang benar-benar dicatat di on-chain; deretan angka panjang yang kamu lihat pada data mentah smart contract atau block explorer biasanya adalah wei. Gwei terutama dipakai untuk harga gas, karena menyatakan harga gas per unit dengan ether akan menghasilkan desimal yang sulit dibaca seperti 0,000000015, sedangkan dengan Gwei menjadi "15" yang ringkas. ether adalah unit yang berorientasi ke manusia; saldo dompet dan harga NFT pada dasarnya memakai unit ini.

Setelah memahami rangkaian ini, memperkirakan biaya transaksi dengan kalkulator biaya gas jadi lebih mudah. Untuk memahami kenapa gas mahal, lihat penjelasan biaya gas.

Kenapa saat saya memasukkan wei yang panjang, kolom ether memunculkan banyak desimal?

Karena 1 ether sama dengan 10¹⁸ wei, hasil konversinya memang punya banyak angka desimal. Alat ini melakukan operasi bilangan bulat dengan BigInt lalu menampilkannya sesuai kebutuhan, sehingga tidak seperti floating-point biasa yang membuang beberapa digit terakhir.

Apakah Gwei dan "harga gas per unit" itu hal yang sama?

Harga gas per unit biasanya memang dihargai dalam Gwei. Biaya gas satu transaksi = jumlah gas × harga gas per unit (Gwei), yang bisa langsung dihitung di kalkulator biaya gas.

Hanya untuk konversi dan pembelajaran. Operasi on-chain mengacu pada nilai yang ditampilkan dompetmu.